Langsung ke konten utama

Postingan

Tentang : Acceptance

"Bagiku cukup dengan orang yang bisa acceptance apapun kondisiku. Hal lain bisa dirubah, tetapi acceptance tidak semua orang bisa acceptance ke aku .Parenting juga tentang acceptance, amor fati, mencintai takdir bagaimanapun kondisi anak nanti." "Hubungan dua orang itu adalah saling. Di antara saling itu, yang paling utama adalah saling acceptance, bukan saling menuntut. Hubungan dua orang itu bukan hubungan transaksional, yang dimana ketika aku melakukan A, maka dia harus melakukan A juga. Atau ketika aku memiliki mimpi A, dia harus memiliki mimpi A juga. Hubungan ini bukan kompetisi untuk saling egois." "Bagiku komunikasi asertif adalah kunci penting. Kamu boleh sebel, bete, marah, dsb. Tapi sampaikan emosimu secara asertif. Coba belajar untuk mengurai emosi agar orang lain tidak bingung dan menerka-nerka. Kamu tahu ga, selain karena permasalahan ekonomi, masalah komunikasi yang tidak sehat juga menjadi penyebab kebanyakan orang divorce. Kalau keduanya meleda...
Postingan terbaru
Beberapa jam yang lalu, aku masih bisa memelukmu erat. Merasa selalu bisa disampingmu, selalu, selamanya. Dan aku ingin. Tidak ingin aku lepaskan pelukan itu. Beberapa jam yang lalu, aku juga yang menangis di depanmu, tidak ingin kehilangan. Walaupun aku tahu, cepat atau lambat aku akan kehilangan. Ah, lebih tepatnya kita akan saling kehilangan. Dan kamu, masih menghiburku semua akan baik baik saja. Kemudian, kamu tahu kabarku bahwa akan ada laki laki lain yang lebih siap darimu. Katamu, kamu ikhlas. Katamu juga, kamu dengan senang hati mengikhlaskan. Meski aku tahu, akan pahit. Tidak hanya di kamu, rasa pahit itu juga aku rasakan. Semalaman, aku tidak bisa tidur. Aku hanya memikirkan kemungkinan-kemungkinan. Jika, memang kita tidak berjodoh, bolehkah anak anak kita saja yang berjodoh ?
Kamu sudah tidak berada di depan pintu lagi. Kamu sudah masuk ke dalam duniaku. Dunia yang mungkin asing bagimu. Dunia yang mungkin masih berantakan di beberapa sudut sudut bagiannya.  Selamat datang !  Kamu telah berhasil mendobrak pintu yang selama ini aku kunci rapat rapat. Karena Aku takut, dunia yang selama ini aku kunci rapat tidak bisa diterima oleh orang lain. Aku juga takut, tidak sesuai ekspektasi orang lain. Tapi, berbagi dunia ini denganmu, aku tidak merasa takut lagi. Dan aku juga tidak takut lagi akan kemungkinan kemungkinan. Semua sudah disepakati di awal. Bagaimanapun nanti, tidak ada yang merasa kalah. Depok, 7 Oktober 2021
Ketika kamu dihadapkan pada banyak hal, dan semuanya penting. Bukan lagi tentang milih memilih. Tapi tentang menurunkan ego. Ketika ada satu hal yang dikorbankan, berarti harus bisa menerima konsekuensi dari keputusan itu.  Aku tau, sangat sulit. Tapi, bukan berarti tidak mungkin. 
Semoga, apa yang kita perjuangkan membuat kita semakin berserah, bukan semakin memaksakan kehendak. Semoga, apa yang kita langitkan membuat kita semakin ikhlas. Apapun hasil dari perjuangan ini, membuat kita merasa menang. Kita menang, karena kita telah berjuang, kita berusaha sebaik mungkin tapi tetap pasrah dengan segala kemungkinan. Kita menang, karena kita tetap percaya pada rukun iman yang ke-6. 

Kemungkinan

Jika terus menerus mencari yang sempurna, mungkin sampai nantipun tidak akan menemukan. Pun, jika terus menerus mencari yang sesuai kriteria A, B,C, D, E, dsb, juga tidak pernah ditemukan dalam satu orang. Pada akhirnya, Hanya mendapatkan kecewa karena ekspektasi tidak sesuai dengan realita.  Menunggu, sesuatu yang membosankan bagi sebagian orang. Namun mungkin juga menyenangkan jika dilakukan dengan berjuang. Seperti mengisi hari hari dengan melakukan kegiatan yang positif : bekerja, membaca buku, juga sembari menikmati hidup. Walaupun mungkin terasa menjenuhkan tapi, perempuan ahlinya menunggu. Dia akan terus menerus menunggu, meski ternyata di halte yang salah. Semoga, yang ragu segera diberikan rasa percaya. Semoga yang merasa tidak mampu, diberikan kemampuan. Semoga yang berniat baik segera diberikan jalan. Dan semoga yang disemogakan menjadi kenyataan. Juga tak lupa, menyiapkan ruang di dalam hati untuk berbagai kemungkinan. "Sampai saya harus mendefinisikan ulang 'kamu...