Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Menuju Titik Puncak

Perjalanan ini sudah semakin menanjak. Otot-otot kaki mulai kelelahan. Napas mulai ngos-ngosan seiring dengan berkurangnya kadar oksigen juga jalanan yang yang semakin terjal. Rasa-rasanya ingin kembali saja ke titik awal. Rasa-rasanya tidak ada enegi lagi untuk mencapai puncak. Teman-teman satu perjalanan pun, merasakan hal yang sama. Saya seperti berjalan di bagian belakang sendiri. teman-teman lain masih bersemangat untuk berjalan menuju puncak. Bahkan mereka mendapatkan bonus di dalam perjalanan. Seperti mendapatkan bunga edelweis misalnya. Namun diri ini, semakin tak bertenaga. Mengejar mereka pun rasanya tak mampu. Lelah, ingin menyerah, ingin di sini saja. Ya, perjalanan ke titik puncak memang semakin berat. Namun, rasa bersyukur begitu memenuhi ruang hati kala diri ini menyadari telah berjalan sejauh ini. Titik dimana yang seharusnya di nanti-nanti. Titik dimana menuju jalan pulang. Pulang untuk melihat senyum manis kedua orang tersayang, juga yang lain. Walaupun sem...

Matahari di ujung senja

Daerah monas. Dokumentasi pribadi Jika matahari sudah di ujung senja, matahari akan tenggelam, hari akan berganti gelap.Matahari akan hilang, lenyap bersama semburat jingga  yang menyala sebelumnya. Orang-orang ingin segera kembali ke tempat yang bernama rumah untuk melepas lelah. Jika matahari sudah diujung senja, menandakan hari ini sudah habis. Perjuangan seharian telah habis. Kesempatan untuk melakukan kebaikan di siang hari sudah habis. Jika matahari sudah di ujung senja, apa yang bisa kamu lakukan ? Bagaimana jika kamu besok tidak bertemu dengan pagi lagi ? Apakah kamu menyesal karena telah melewatkan hari yang ternyata menjadi hari terakhirmu ? Ya, matahari di ujung senja adalah sebagai pengingat diri. Tentang umur yang juga tak selamanya pagi, tapi juga siang dan senja. Ah,tapi kepergian tidak melihat umur.  Tapi setidaknya dengan adanya konsep matahari yang ada di ujung senja, saya manjadi belajar. Bahwa jika nanti usia juga sudah berada di ...

Langit, Tolong Sampaikan

Lokasi Monas. Dokumentasi pribadi Untuk saat ini, aku masih berjuang untuk selesai dengan diriku terlebih dahulu Aku ingin mengenal diriku lebih dalam, mengerti letak kelebihan dan kekurangan, mengerti akan tujuan hidup ingin aku perjuangkan Aku ingin belajar banyak hal terlebih dahulu. Aku ingin merasakan getir manisnya kehidupan yang aku jalani sendiri, agar aku bisa mengambil bayak hal dari situ. Agar nantinya aku bisa menjadi manusia yang lebih bijak, manusia yang belajar banyak dari kehidupan saat sendiri. Agar nanti akan menjadi bekal untukku di kehidupan selanjutnya, agar nanti aku bisa mengajarkan anak-anakku banyak hal dari kehidupan. Agar nantinya anak-anakku menjadi anak-anak yang mengerti kehidupan. Langit, titipkan salamku padanya. Tolong sampaikan melalui hujanmu, bahwa sabar adalah hal terbaik yang diusahakan untuk saat ini. Langit, titipkan rinduku padanya. Tolong sampaikan melalui malammu, bahwa doa di tengah malam yang damai adalah obat mujarab unt...

Krisis Usia 20an

sumber : www.google.com Bagi yang sedang berusia 20an tahun, pasti mengalami perasaan galau usia 20an. Saya sendiri juga demikian. Ada 2 hal yang sering digalaukan oleh orang usia 20an, yaitu ke depannya akan berkarir apa dan akan menghabiskan hidup dengan siapa. Kedua keputusan tersebut merupakan bukan keputusan yang main-main. Sekali memutuskan, akan menjadi keputusan yang permanen. Sehingga perlu ikhtiar juga petunjuk agar tidak salah menyikapi krisis di usia ini dan agar tidak salah memilih. Bagi saya, galau tentang karir dan teman hidup dapat teratasi jika kita sudah benar-benar mengenal diri sendiri terlebih dahulu. Hal pertama yang harus dilakukan adalah set your life goals dulu. Tujuannya agar apa yang dikerjakan selaras dengan tujuan hidup. Karir adalah tools bukan tujuan, dan teman hidup adalah seseorang yang bisa menyeimbangkan langkah juga memiliki tujuan yang sama dengan kita. Sehingga, hal terbaik untuk mengalihkan kegalauan di usia 20an adalah dengan memper...

Forgiveness is freedom, let it hurt then let it go

HIV does not make people dangerous to know, so you can shake their hands and give them a hug - Princess Diana Saya bisa menuliskan ini karena saya pernah berkomunikasi dan belajar tentang how to be a good nurse dari mereka. Setiap orang pasti memiliki masa lalu. Masa yang berhasil merubah seseorang menjadi seperti hari ini. Entah itu masa lalu yang buruk atau baik, menurut saya, semua itu adalah pembelajaran untuk membuat hidup kita semakin lurus. Jika memiliki sesuatu yang buruk. Misalnya, pernah melakukan perbuatan-perbuatan yang menyimpang seperti suka merokok, minum minuman keras, nyoba obat-obatan terlarang, salah pergaulan (gay, lesbi, waria),dan suka "jajan" sana sini. Pada suatu waktu akan ada satu momen yang menjadi sebuah titik balik bagi mereka. Fyi, Orang-orang tersebut merupakan populasi kunci/populasi yang sangat rentan untuk tertular HIV.  Dan ketika mereka sudah tertular, lalu mereka periksa VCT (Voluntary counselling and testing), dan jika hasilnya posi...

Attachment

Sungai kapuas. Dokumentasi pribadi Dalam hidup, saya selalu membuat ikatan-ikatan. Dengan orangtua, dengan teman, dengan hal yang saya suka, dan dengan yang lebih agung lagi-Rabbku. Sebuah ikatan yang membuat saya memiliki mereka. Seolah-olah akan selamanya akan bersama saya. Padahal, pada kenyataannya tidak. Akan ada waktunya mereka  pergi, hilang, dan kembali ke asal mereka. Hal ini membuat saya tersadar, bahwa saya tidak memiliki apapun di sini. Hanya kemurahan Nya lah yang membuat saya pernah sendirian. Saya pernah membaca bukunya Yasmin Mogahed yang berjudul Reclaim Your Heart. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa ikatan-ikatan yang abadi sajalah yang tak pernah bisa hilang. Yaitu Ikatanmu dengan Rabbmu, dengan kehidupan akhirat. Dialah sang pemiliki. Dialah yang meminjamkan semua ini kepadamu. Sehingga salah satu cara agar kita tidak kecewa jika Dia mengambil apapun yang kamu miliki, adalah dengan meletakkan ikatan-ikatan yang rapuh di tangan jangan di hati kita. Sehing...

Community Health Nursing : Agregat Anak Jalanan

Di lingkungan perkotaan, banyak sekali terjadi fenomena anak jalanan, yaitu anak yg hidup di jalanan. Tapi ada juga yg memiliki rumah, namun kehidupan sehari2nya dia dihabiskan di jalanan Kelompok ini merupakan kelompk yang rentan, kenapa ? Karena mereka berisiko memiliki banyak masalah seperti masalah ekonomi, kesehatan, pendidikan, bahkan mental. Seperti yang kita tahu, karena mereka hidup di jalanan, kebanyakan dri mereka kekurangan scr ekonomi. Mereka bs hidup di jalan karena banyak faktor. Bisa karena merekanya yang bandel, faktor teman, atau bisa juga akibat dri keluarga broken home. Akibat dari mereka hidup di jalanan, kebanyakn dari mereka tidak mengenyam pendidikan. Karena itu, secara kelakuan, moralitas, perilaku kesehatan, dsb pasti menyimpang. Ditambah lagi lingkungan mereka yg juga begitu. Untuk masalah kesehatan, mereka rentan sekali untuk mengonsumsi zat-zat  terlarang seprrti rokok, miras, narkoba; berisiko melakukan/dilakukan sexual abuse, defisit perawatan di...

Tembok Bahaya Bernama Pergaulan

sumber : www.google.com Sudah 3 tahun saya tinggal di kota besar dan Alhamdulilah saya   masih dijaga olehNya dalam lingkaran lingkungan yang baik. Memang ya, yang namanya rezeki bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga lingkungan baik. Lingkungan di perkotaan sangatlah berbeda dengan di pedesaan. Selain di desa ada kerabat yang juga ikut mengawasi, di desa juga tidak terlalu terpapar oleh pergaulan bebas. Di desa unggah – ungguhnya masih sangat kental. Berbeda dengan di perkotaan, yang orang-orangnya cenderung bodoamat dan individual. Pergaulannya pun lebih ekstrim. Sehingga sangat diperlukan sekali bekal keimanan dan juga budi pekerti yang baik agar ketika di kota tidak terbawa oleh pergaulan menyimpang. Seperti misalnya ikut-ikutan temannya merokok, minum-minuman keras, sex bebas, narkoba, dan sebagainya. faktor lingkunganlah yang paling berpengaruh. Saya pernah melakukan wawancara kepada orang dengan pengguna NAPZA. Beliau tinggal di kota hanya bersama kakanya. ...

Setitik Inspirasi untuk Kontribusi

Tempat ini adalah mimpi 4 tahun yang lalu. Tempat dimana kakiku dilatih lebih kuat, otakku dilatih lebih tajam, dan jiwaku dilatih untuk lebih paham akan kehidupan. Di sini, mimpi-mimpi ini justru tumbuh semakin subur. Memang benar, ketika satu mimpi telah tercapai, mimpi tersebut akan melemparkan kepada mimpi yang lain. Waktu SMA, aku memandang kuliah sebagai sarana mewujudkan mimpi diri sendiri. namun ternyata, hidup terlalu egois jika hanya untuk memikirkan diri sendiri. Buat apa ilmu yang sudah kita dapat tu ya kan ?. Sedangkan di luar sana, banyak orang yang membutuhkan kita. Melihat fenomen di kampung halaman yang masih banyak orang yang tidak melek kesehatan, ada orang yang tiba-tiba terkena serangan jantung, ada orang yang tiba-tiba terkena diabetes melitus, juga remaja perokok yang semakin banyak saja jumlahnya, bahkan banyak dari mereka yang melakukan sex bebas. Whats wrong ? ah tapi, sekrang bukan saatnya untuk menyalahkan apa dan siapa. Just wasting time. Melih...

Literasi : Kunci Melihat Dunia

www.google.com Berliterasi berarti dapat menulis dan membaca untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kalau zaman dahulu, masih sangat sedikit orang yang berliterasi. Seperti yang kita tahu, bahwa akses pendidikan di zaman dahulu masih sulit. Sehingga wajar jika generasi orangtua kita banyak yang tidak bisa berliterasi. Namun, tahukah kalian bahwa kemampuan literasi itu sangat penting ? kenapa ? karena dengan berliterasi seseorang dapat melihat dunia ! Jadi begini, berliterasi berarti bisa menulis dan membaca. Orang yang pernah menginjak dunia pendidikan pasti bisa melakukan dua kemampuan ini. Akan tetapi tidak semua orang yang berpendidikan menyadari bahwa dengan kemampuan ini mereka bisa membawa diri mereka berpetualang lebih jauh lagi. Selain petualangan mencari ilmu juga berpetualang melihat dunia yang lebih luas. Ketika di sekolah seseorang dituntut untuk membaca banyak hal agar banyak tahu, pun di bangku kuliah seseorang dituntut untuk membaca banyak hal agar banyak tahu...

Dunia dan Keseimbangan

sumber : www.google.com Jika diamat-amati, dunia ini penuh dengan keseimbangan. Ada malam ada siang, ada kejahatan ada kebaikan, ada kaya ada miskin, ada hujan ada kemarau, ada sehat ada sakit dan sebagainya. Keseimbangan itu diciptakan agar kehidupan ini tetap berjalan normal. Coba bayangkan, jika di dunia ini hanya ada siang saja, semua orang akan kelelahan karena dan tidak mendapatkan ketenangan karena tidak mendapatkan waktu yang tepat untuk mereka beristirahat, pun sebaliknya. Jika yang ada hanya malam terus, manusia tidak bisa beraktivitas dengan maksimal. Tak bisa dipungkiri, di dunia ini pun banyak sekali kejahatan. Namun di sisi lain juga masih banyak orang-orang yang berusaha mewujudkan kebaikan. Sehingga walaupun banyak kejahatan, kejahatan tersebut akan tertutup dengan kebaikan. Terkadang banyak juga orang yang mengeluh jika sepanjang hari matahari terasa menyengat. Namun ketika hujan datang, mereka mengeluh juga karena tidak bisa beraktivitas ke luar rumah, pakaian...

Memimpin Diri Sendiri

sumber : www.google.com Kepemimpinan bukan hanya ada di dalam organisasi, tetapi juga pada diri sendiri. Memimpin diri sendiri merupakan tantangan bagi sebagian besar orang. Karena memimpin diri sendiri berarti harus bisa mengendalikan diri sendiri. Layaknya organisasi, diri sendiri pun seharusnya memiliki visi misi, memiliki program kerja, dan memiliki perencanaan yang matang. Keberhasilan memimpin diri sendiri juga sejalan dengan keberhasilan hidup loh. Bagaimana bisa ? Visi diri sendiri adalah tujuan hidup. Sedangkan misi adalah hal-hal yang mendukung untuk mencapai tujuan hidup tersebut. Misalnya visi hidup saya adalah menjadikan ilmu sebagai saran beribadah. Misinya berarti harus sekolah setinggi mungkin, lalu mengajarkan ilmu tersebut kepada orang lain dengan cara menjadi dosen misalnya, bisa juga membuat sebuah home care yang di dalam home care tersebut orang-orang bisa mendapatkan informasi mengenai kesehatan lalu mereka mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-...

Tertunda Bukan Berarti Tidak Bisa

sumber : www.google.com Sejak awal kuliah saya memiliki banyak sekali mimpi. Ingin ini dan itu, ingin kesana dan kesitu. Namun, sampai detik ini rasa-rasanya tidak banyak yang menjadi nyata. Sedikit ada rasa menyesal dan sedih karena saya tidak memperjuangkan mimpi tersebut dengan sungguh-sungguh. Saya sadari, saya memang memiliki banyak mimpi, namun saya tidak mendetailkan melakukan apa saja untuk mencapai mimpi tersebut. Sehingga ibarat saya sedang berjalan, saya tidak memiliki tujuan. Eh saya memiliki tujuan, tetapi saya tidak menuju ke tujuan tersebut atau saya sedang menuju ke tujuan namun jalannya masih sangat lambat. Entahlah. Tujuan saya ketika lulus nanti simple, yaitu bisa memberikan manfaat melalui tempat saya bekerja, dimanapun. Saya juga ingin melanjutkan studi S2. Saya sudah pernah manata semuanya untuk bisa mencapai itu. Namun, rasa-rasanya masih sangat jauh. Saya masih memerlukan beberapa hal, seperti prestasi dan kemampuan Bahasa Inggris. Untuk prestasi, say...

Harga Diri Perempuan

Saya pernah membaca sebuah novel sastra yang berjudul perawan remaja dalam dekapan militer. Dalam novel tersebut menceritakan tentang para penyerahan para perawan remaja oleh orangtuanya kepada Jepang untuk katanya disekolahkan. Sebenarnya orangtua sudah mencurigai Jepang karena Jepang tidak mengeluarkan informasi secara resmi. Namun karena takut akan ancaman Jepang, orangtua hanya bisa menuruti perintah Jepang. Ternyata, dugaan orangtua mereka benar, para perawan remaja tersebut diangkut menggunakan kapal dan tidak disekolahkan. Di dalam kapal, mereka sebagai gadis penghibur Jepang. Ya, keperawanan mereka direnggut begitu saja oleh tentara Jepang demi untuk memenuhi hawa nafsu tentara Jepang. Ada juga yang belum diangkut, mereka masih berada di Jakarta seperti di sebuah basecamp namun tempatnya sangat tertutup. Nasib perawan remaja di sana juga sama. Ada juga yang ditelantarkan ke sebuah pulau. Para perawan remaja tersebut sebenarnya sangat ingin pulang ke rumah, namun karena kondis...

Kaya dan Bahagia Based on Your Heart

Dokumentasi Pribadi Menurut kalian apakah definisi dari orang kaya ? Mungkin banyak yang berpikiran orang kaya adalah orang yang memiliki harta melimpah. Namun, hari kemarin saya memiliki pandangan yang berbeda tentang pandangan orang kaya. Saat di kelas, fasilitator saya memberikan pengantar tentang salah satu mata kuliah di semester ini, yaitu praktikum klinik komunitas. Karena kami sudah semester 7, tingkat akhir, beliau bertanya begini ? “Adakah di sini yang masih tidak ingin menjadi perawat ?”, semua mahasiswa diam. Beliau lanjut berbicara, “Kalau misal masih ada yang tidak ingin menjadi perawat, mulai dari sekarang sudah tanya-tanya ke orang lain, agar ketika berjalan kita tidak hanya lurus saja, tetapi kita bisa melihat peluang.” Beliau berhentik sejenak. Saya masih serius memperhatikan beliau, teman saya yang lain juga serius memperhatikan. Tidak ada yang berkutik, sangat disayangkan jika nasihat-nasihat hidup disepelekan.  “Apakah kalian mengetahui apa itu pera...

Belajar Organisasi, Belajar Menata Masa Depan

PdanK 2016 PdanK 2017 PdanK 2018 Kuliah tanpa organisasi sama seperti sayur tanpa garam, hambar !. Bagi anak rantau seperti saya, organisasi itu sangat penting, karena dapat membunuh waktu selama saya di sini. Setidaknya saya tidak banyak bengong, karena jika saya bengong saya nanti mikir kemana-mana dan ujung-ujungnya ingat rumah. Organisasi awalnya adalah sarana saya untuk menyibukkan diri. Waktu SMA saya pernah mengikuti organisasi, sehingga saya punya sedikit bekal untuk memulai organisasi di kampus. Saya mengikuti organisasi saat semester 2 bulan Januari. Karena memang periode kepengurusan semua organisasi di UI dari bulan Januari-Desember. Saya melakukan pendaftaran open recruitment staff   terlebih dahulu. Saya dulu mendaftar 2 organisasi, yaitu BEM FIK UI dan FPPI (Forum Pengkajian dan Pengamalan Islam), rohisnya FIK. Saya mendaftar 2 karena dulu takut tidak diterima di salah satunya. Setelah daftar, akan ada wawancara dari kakak tingkat yang memegang d...

Berbagai Inspirasi Melalui UI GTK

Panitia UI GTK XIII. Dokumentasi Pribadi Bagi anak desa seperti saya, memiliki mimpi merupakan hal luar biasa. Kenapa ? karena tidak semuanya berpikiran hal yang sama. Bahkan mereka tidak mengetahui,apa itu mimpi, apa itu cita-cita. Dunia mereka hanya sekitar tempat tinggalnya. Bisa sekolah sampai pendidikan setara menengah atas pun sudah bersyukur luar biasa. Tapi sayang, tujuan sekolah hanyalah untuk nantinya bisa cari uang. Memang benar sih, tidak munafik, kalau salah satu tujuan sekolah untuk nantinya bisa mendapatkan pekerjaan. Namun menurut saya, bukan hanya sekedar untuk itu. Tapi untuk meluaskan cakrawala pikir, menemukan diri sendiri, menjadi bermanfaat untuk orang lain, dan mendapat berkah dariNya atas ilmu yang telah kita tuntut dan telah kita amalkan. Ketika mulai berada di kampus UI, saya secara otomatis masuk juga ke paguyuban dari daerah saya, yaitu PERHIMAK UI (Perhimpunan Mahasiswa Kebumen di UI). Di Perhimak ini kami tidak hanya kumpul-kumpul unfaedah, tapi ...

Seramnya Ilmu Biomedik Dasar (IBD)

Teman sekelas IBD 40-Dokumentasi pribadi Di kampus saya, ada lima fakultas yang termasuk ke dalam rumpun ilmu kesehatan, yaitu FK, FKG, FF, FIK, dan FKM. Tentu bukan tanpa tujuan, UI membangun sebuah gedung yang bernama gedung rumpun ilmu kesehatan tempatnya 5 fakultas tersebut. Salah satunya adalah untuk melancarkan terselenggaranya mata kuliah campuran dari 5 fakultas tersebut. Mata kuliah campuran pertama yang saya dapatkan adalah Ilmu Biomedik Dasar (IBD) 4 sks. Saya sekelas dengan teman-teman 5 fakultas tersebut. Satu kelas isinya 20an orang.   Kata kating, mata kuliah ini menyeramkan. Kenapa ? Karena mata kuliah ini katanya susah, sks nya gede, tugasnya banyak, dan tentunya sekelas dengan mahasiswa fakultas lain yang menimbulkan rasa nervous . Dan ternyata benar hehehe. Tetapi tidak semenyeramkan tu koq 😊 begini penjelasannya. Definis Ilmu Biomedik Dasar (IBD) Ilmu Biomedik Dasar adalah sebuah mata kuliah wajib bagi semua mahasiswa rumpun ilmu kesehatan, kar...