Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tentang

Tentang : Labirin pikiranmu

Aku tidak bisa meramal apa yang ada di dalam pikiranmu. Aku bukan cenayang yang bisa dengan gesit mengetahui semuanya. Kamu dengan tingkahmu yang konyol yang selalu melukiskan tawa di wajahku. Walaupun sesekali memang menyebalkan. Yang aku tahu, kamu sedang memperjuangkan mimpimu, memperjuangkan dia yang juga menjadi tambatan hatimu, meski aku tidak tahu siapa. Aku hanya bisa menebak-nebak saja karena semuanya masih abu-abu. Meski aku terlihat bahagia jika kamu bercerita tentang perempuan lain, tapi tetap saja aku merasa...... ah sudahlah. Aku memperingatkan diriku sendiri untuk segera membuka peta dan menemukan jalan keluar. Sayang, peta pikiranmu ternyata tidak terdeteksi di dalam ponselku. Sekarang, hanya kompas di hatiku saja yang bisa menunjukkan arah pulang. Aku ingin segera keluar dari labirin ini, meski hati kecil berkata tidak. Semuanya menjadi serba rumit, atau memang aku yang mempersulit. "Ayo langkahkan kakimu keluar perlahan. Tempat ini bukan milikmu sekarang"- s...

Tentang : Menjadi Cair

Sebut saja ini cerita hidup. Bagaimanapun dan entah bagaimana akhir dari cerita ini akan menjadi cerita hidup bagi yang menulis maupun yang membaca. Kisah ini fiktif, meski terlihat nyata. Pembaca boleh menginterpretasikannya sendir i.  Cerita ini menggunakan sudut pandang aku, aku sebagai orang pertama cerita ini dan kamu sebagai teman perangkai cerita ini. Aku kira kamu si introvert yang penuh dengan ambisi. Ternyata, kamu si cair yang bisa mencairkan segala suasana. Dan ajaibnya, kamu bisa mencairkanku yang sudah lama begitu beku. Oh bukan, aku memang begini, introvert yang sibuk dengan pikirannya sendiri. Alih-alih memiliki banyak teman, aku bahkan lebih senang berinteraksi dengan buku-buku tulisanku. Iya, aku kaku. Meski aku mati-matian agar terlihat lues.  Katamu, aku kaku, aku tidak punya banyak teman apalahi teman laki laki, dan aku yang punya banyak mimpi. Mungkin kamu benar, tapi mungkin juga engga. Kamu tidak tahu betapa bekunya aku saat di depan banyak orang. Aku i...

Tentang

Diksi-diksi yang akan kamu temui nanti, bisa jadi nyata bisa jadi hanya imajiner, silakan terka terka sendiri. Jangan lupa ambil pelajarannya agar apa yang akan aku sampaikan bermanfaat untukmu juga. Semoga, dengan diksi-diksi yang akan aku rangkai nanti, bisa menjadi penyembuh, bisa jadi pelepas resah, dan bisa menjadi igauan yang ingin aku sampaikan. Diksi-diksiku mungkin akan mudah dipahami, tetapi bisa juga tidak karena makna denotatif dan konotatif yang sering aku gunakan secara bersamaan. Biarkan yang membaca yang menginterpretasikan sendiri apa maksudnya.  Semua diksi-diksi ini akan berjudul tentang, dengan satu dua kata lagi di belakangnya