Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Setengah Perjalanan Bersama Skripsweet

Tak terasa sudah 4 bulan mengerjakan skripsi. Rasanya sudah nano-nano hehe. Skripsi ini mengajarkan banyak hal, selain hal secara akademis. Yang paling terasa adalah menjadikan saya seseorang yang lebih berani menghadapi tantangan, menjadikan saya seseorang yang tidak cemen.  Sejauh ini, tantangan dalam skripsi benar-benar dirasakan saat pengambilan data. Masalah perizinan sudah selesai, namun untuk koordinasi dengan pihak-pihak terkait membutuhkan waktu. Istilahnya harus pintar melobi. Saya sudah 3 kali mengmabil data, 2 kali di posbindu dan 1 kali di puskesmas. Alhamdulilah sudah mendapatkan 12 responden, masih kurang 18 responden lagi. Ketika pengambilan data pun tidak semua calon responden mau untuk menjadi responden. Saya tentu tidak boleh memaksa mereka karena mereka harus menjadi responden dengan sukarela. Selama 3 kali pengmabilan data ini saya bertemu dengan bermacam-macam orang. Ada yang dengan sangat welcome menjadi responden saya, yang benar-benar mau membantu ...

Bikun dan Hujan

Jika aku penumpang bikun dan kamu hujan yang membasahi bikun, kaca bikun adalah jarak di antara kita. Kita amat dekat, sangat dekat, bahkan aku sampai bisa merasakan airmu yang dingin.  Aku sudah mengenali setiap jenis tetes air hujan yang membasahi kaca bikun. Mulai dari tetes air hujan yang lebat hingga tetes air hujan gerimis. Kedatanganmu yang sering itulah yang membuatku bisa mengenali karakteristik airmu, yang juga mengajakku menari bersamamu. Tetapi kaca itu membuat kita menjadi amat jauh, membuat kita menjadi terasing. Tapi aku bersyukur, kaca bikun telah melindungiku dari airmu yang dingin, yang jika aku kena airmu mungkin aku bisa sakit karena fisikku tidak begitu tahan dengan airmu. Aku nanti bisa hipotermia,  common cold,  juga  headcache  akibat airmu yang terlalu dingin. Hujan, kapan-kapan kalau aku sudah bisa main hujan-hujanan, ketika fisikku sudah kuat, semoga kamu datang lagi ya ! Aku tidak akan bersembunyi lagi di balik kaca bikun, aku akan m...

Rajawali Bermata Tajam : Part Malaysia

“Ibarat sebuah buku, dunia dan isinya ini kaya akan pengetahuan. Namun bagi Agustinus dari Hippo, “ Those who do not travel read only one chapter.”  Ya, mereka yang tidak melakukan perjalanan, alias hanya belajar di kelas dan mengurung diri dapat diibaratkan hanya membaca satu bab.  - Rhenald Kasali. Sejak awal kuliah bahkan sejak masih duduk di bangku SMA, saya ingin sekali dapat ke luar negeri dan melihat kehidupan di sana seperti apa. Waktu SMA saya termotivasi dari salah seorang anak perhimak UI angkatan 2009 yang biasa dipanggil “mas bolang”. Beliau ini sudah melanglang buana ke berbagai negara sejak masih mahasiswa. Walaupun biaya dan kemampuan Bahasa Inggris pas-pasan, hal itu bukan menjadi hambatan. Sejak saat itulah saya berusaha mencari berbagai kesempatan ke luar negeri. Bahkan sejak dari semester awal saya kuliah. Dengan kepolosan ala maba saat semester 2 saya iseng-iseng mendaftar sebuah konferensi di Jogjakarta dan di Paris. Niatan hati saya...