Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Amor Fati

Pertama kali mendengar kata Amor Fati adalah dari sebuah judul novel. Kali kedua mendengarnya adalah saat membaca buku Filosofi teras yang di dalam sub bab dalam bukunya membahas tentang amor fati. "Formula untuk greatness manusia adalah amor fati, yaitu tidak hanya menanggung yang memang harus dijalani, tetapi mencintainya."-Friedrich Nietzsche, Amor Fati adalah bahasa latin yang diterjemahkan menjadi love of fate atau mencintai takdir.  Dan pagi ini saya mendapatkan  insight  baru tentang amor fati Saya sharing dengan seseorang yang sudah menyelesaikan studi S3 nya di bidang keperawatan. Beliau sangat concern di bidang kesehatan sekolah. Beliau bercerita kenapa beliau sangat senang mendalami bidang kesehatan sekolah. Alasan beliau adalah masih mudah untuk mengubah perilaku anak-anak. Jika perilaku manusia sejak anak-anak sudah baik, insha Allah ke depannya juga akan baik. Anak-anak itu bagaikan kertas putih yang kosong yang coretannya dibuat oleh orangtua. Artinya, ...
Saya belajar jarak yang jauh itu bukanlah perihal jarak dalam satuan meter, melainkan waktu. Ternyata percuma saja jarak sudah dekat namun ternyata waktunya masih jauh. Ternyata satu tujuan pun belum tentu satu frekuensi. Tidak apa-apa. Sikapi dunia dengan sewajarnya. 

New Year ?

Tahun 2019 ternyata sudah berakhir, yang artinya tahun 2020 sudah dimulai. Menilik perjuangan satu tahun kebelakang rasanya nano-nano sekali. Tahun 2019 adalah tahun perjuangan menyelesaikan misi kelas S(arjana) dan memulai misi kelas P(rofesi). Awal tahun 2019 lalu, niatan utama adalah bisa sidang skripsi akhir Mei. Setelah menjalani prosesnya yang hy%4&632, target tersebut terpenuhi tepat di hari terakhir para dosen akan cuti lebaran. 2019 juga tahun pertama kalinya menginjakkan kaki di negeri sebrang, meski hanya beberapa hari saja. Namun satu mimpi lagi telah tercoret. Tahun 2019 juga lebih banyak buku yang dihabiskan sebagai nutrisi otak.  Tahun 2019 juga sebagai ajang menempa diri di kehidupan clinical lyfe yang bisa dikatakan 2 kali lebih menyenangkan dibandingkan dengan academic lyfe. Ajang belajarnya destin untuk menjadi pribadi yang tangguh, kuat, tidak cengeng, dan banyak lagi.  Di tahun ini pula saya belajar tentang bersabar, terutama kepada perasaan ...