Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Orang Baik

Orang baik itu ada dimana-mana. Di tengah perkotaan yang katanya lingkungannya lebih mengerikan ternyata pun masih banyak ditemui orang baik. Seperti bapak-bapak ojek online yang mengantarkan saya ke tempat yang belum pernah datangi sebelumnya misalnya, ibu-ibu di Dinkes yang dengan senang hati membetulkan surat penelitan, mba mba di Puskesmas yang dengan ramah menerima permohonan izin penelitian, atau bapak-bapak angkot yang dengan tulus hati mendoakan kelancaran penelitian. Yakinlah orang baik ada di sekitar kita. Asalkan kita mau berkomunikasi dan tidak sibuk dengan gadget sendiri. Orang baik itu ada dimana-mana. Di sekitar kita. Bisa jadi teman-teman dekat kita sendiri. Orang baik, entahlah yang semakin hari semakin sulit untuk ditemukan. Tapi aku yakin ada banyak orang yang menuju menjadi "orang baik". Mungkin karena dia sudah lelah menjadi orang jahat yang ternyata tidak menguntungkan barang  sepeserpun. Purwokerto, 28 Februari 2019

Sebuah surat, Untukmu

Kepada engkau,  Aku tidak tahu siapa engkau.  Aku tidak tahu dimana engkau. Semoga siapapun dan dimanapun engkau, engkau selalu sedang bergerak dalam jalan kebaikan. Disibukkan dalam menisnya menuntut ilmu, bahagianya membantu orang lain, atau bahkan sedang berjuang mengakselerasi diri untuk bisa berkeliling dunia untuk menemukan rahasia-rahasia hidup. Fokus saja dengan tujuan hidupmu dan apa yang telah kamu perjuangkan saat ini. Kamu tidak perlu mengubah tujuan hidupmu hanya untuk bisa bertemu dengan seseorang yang engkau inginkan. Ingatlah, orang-orang satu tujuan akan bertemu dalam satu perjalanan. Kepada engkau, Aku akan tetap di sini menunggu dengan cara yang terbaik Menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, mengakselerasi diri, dan juga mendekatkan diri kepada Ilahi. Aku rasa itu sebaik-baik cara menjaga diri. Tahukah kamu ? Aku baru paham pentingnya menjaga diri dari nasihat bapak. Suatu malam setelah menjenguk ibu di RS, bapak tiba-tiba bercer...

Menuntut Ilmu

Kali ini saya akan menulis tentang NHW ( nice homework) yang diberikan oleh IIP. Tugas kali ini adalah merenungi tentang ilmu apa yang ingin ditekuni di universitas kehidupan ini. Sebelumnya saya ingin flashback. Pada saat saya kuliah semester 2, bapak saya pernah mengatakan kalau bapak saya ingin anak-anaknya menjadi anak-anak yang berkualitas. Definisi berkualitas itu sendiri menurut bapak saya adalah mengetahui ilmu dunia dan juga ilmu akhirat. Ilmu dunia di sini bertujuan agar kita bisa bertahan hidup di dunia dan ilmu akhirat bertujuan agar kita tidak terlena dan selalu mengingat akhirat. Jadi jika saya ditanya akan menekuni ilmu apa di universitas kehidupan ini saya akan menekuni 2 jenis ilmu itu yang sebenarnya sudah saya tekuni sejak kecil. 1. Ilmu agama. Ini penting sekali diketahui agar hidup tidak tersesat karena di zaman ini juga sudah banyak area abu-abu antara yang benar dan salah yang dibuat oleh manusia itu sendiri. Hingga pada akhirnya orang yang pengetahuan agam...