Langsung ke konten utama

Postingan

Ketidakpastian

Berada di sebuah keadaan yang tidak pasti seperti ini, ketidakpastian itu sendiri adalah jawabannya. Rasanya ingin sekali bertanya bagaimana nasib kami ke depannya, tetapi urung untuk menanyakannya. Rasanya ingin memastikan semua pihak tuntuk memberikan kepastian kepada kami Jawabannya pasti tidak jauh dari 'belum dapat dipastikan' Aku tahu, semua pihak sedang menyiapkan yang terbaik. Semua pihak sedang berusaha untuk memberikan kepastian, namun apa daya, kondisi lah yang membuat semuanya serba tidak pasti. Bahkan lebih parahnya pilihannya seperti hanya ada 2 : maju ke medan perang yang membahayakan itu atau tidak sama sekali. Pilihan yang sulit. Disisi lain ingin segera mengakhiri, tetapi di sisi lain diri ini belum sepenuhnya siap menanggung konsekuensinya. Aapakah tidak ada pilihan lain selain itu ? Ada, tetapi belum pasti. Jadi begini ya rasanya digantung Tidak enak, tidak nyaman, tidak tenang. Semoga lekas pulih. sabar sedikit lagi
Pelajaran terpenting hari ini adalah Berusaha mendengarkan diri sendiri dan bercerita ke diri sendiri. Karena tidak ada penghakiman dan tidak perlu merepotkan orang lain atau menjadi membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Ternyata kepo ke beberapa kampus yang tidak menjadi incaran pertama, asik juga ya ! Berasa keliling dunia. Semakin membuka pikiranku tentang beragamnya ilmu yang ditawarkan tiap univ. Dan ternyata mata kuliah yang ditawarkan menarik menarik semua huhu Program prgramnya juga. Ada yang ada program magangnya, ada yang joint degree MSN dan MPH misalnya, ada juga joint degree master + doctoral dalam waktu 5 tahun! Hemat umur ini wkwk Tapi di sisi lain jadi semakin bingung. Padahal awalnya pengen banget di univ X di UK. Sekarang agak sedikit tergoyahkan ! Haha Bismillah saja ya, daftarin saja semuanya. Belum tau kan mana yang akan jadi jodoh. Tapi yang pertama kudu lurusin niat dulu. Cita citaku sederhana : pengen jadi orang yang bermanfaat buat banyak orang, yang dengan ilmuku bisa jadi amal jariyah buatku kelak. Sukses dunia dan akhirat. Makanya ini lagi usaha buat merealisasikan itu semua. Semangat ! Insha Allah ada jalan.
Pelajaran terpenting hari ini adalah jangan merusak penjagaan hati orang lain. Jangan mengungkap apa yang selama ini dijaga erat-erat sebagai rahasia oleh seseorang. Jangan mengusik, sebab sudah begitu erat selama ini ia menjaganya sebagai rahasia. Tidak ada hak sama sekali bagi kita untuk mengungkapnya, kemudian menjadikannya sebagai sebuah perbincangan dan candaan. Hargai dan hormati apa yang dijaga orang lain, hatinya, perasaannya, dan rahasianya. Meski kita sangat ingin bertanya dan mengetahuinya .

Ramadhan Day 30 : I Heal Myself

sumber : unsplash.com Apalah daya bila perjuangan ini tidak mampu menandingi perjuangan orang lain untuk mendapatkanmu. Ketika aku sudah berusaha memperjuangkanmu dengan perjuangan terbaik, ternyata ada yang memperjuangkanmu lebih baik lagi - Ramadhan Terima kasih telah membersamai menulis perjalanan rasa selama 30 hari kemarin. Bagaimana rasanya ? Alhamdulilah, luar biasa. Setelah menulis 30 hari untuk terapi, ternyata membuat lebih lega dan ya feel better.  Dari perjalanan rasa itu aku belajar, merenungi, dan berefleksi bahwa sebaik-baiknya memaafkan adalah dengan mengikhlaskan bukan melupakan. Ikhlas yang seikhlas ikhlasnya. Aku juga belajar untuk bisa menerima diri sendiri dan juga orang lain. Karena sejauh mana aku bisa menerima orang lain dapat dilihat dari sejauh mana aku bisa menerima diri sendiri. Aku belajar untuk menyelesaikan diriku sendiri. Di hari ke 30 ini aku berharap 11 bulan ke depan suasananya tetap sama seperti Ramadhan. Kebiasaan baik yang sudah ...

Ramadhan Day 29 : Membulatkan Tekad

sumber : unsplash.com Tekad itu seperti bahan bakar yang terus memberikan energi kepada seseorang untuk mencapai apa yang menjadi tujuannya. Sesuatu yang terus membuat kaki berjalan meski terseok-seok dan banyak tantangan. Maka, sebelum mencapai sesuatu perihal membulatkan tekad adalah hal penting.  Itulah makna tekad menurutku. Aku pernah learning by doing  tentang membulatkan tekad. Namun jika dipikir-pikir aku belajar jika sudah di tahun terakhir aku sekolah. Tetapi hal itu ternyata berhasil membuat karakter 'pantang menyerah' dalam diriku. Pertam,  aku belajar untuk membulatkan tekad adalah saat SMA kelas 11 Pada saat itu tahun 2014 aku mulai mengenal UI . Mulai sejak itu pula aku mulai mencari tahu tentang UI, seperti jurusan-jurusan + mata kuliahnya, jalur masuk, biaya kuliah, kehidupan mahasiswanya, dan juga PERHIMAK UI. Oh aku bahkan melihat video-video wisuda UI di youtube. Sehingga UI memang sudah sangat melekat di hati dan juga kepala. Mulai sejak ...
Aku belajar bahwa rasa sakit yang terjadi dalam hidup, tidak serta merta bisa mengubah kita menjadi manusia yang jahat. Kita selalu punya pilihan. Diri kita memiliki antivirus yang menjaga. Bukan menjaga kita dari rasa sakit, karena hidup tak pernah lepas dari pengalaman pahit dan menyakitkan. Melainkan menjaga kita dari sikap sikap yang bisa merusak hidup kita dan orang lain. Antivirus itu bernama cinta - Avenoir