Langsung ke konten utama

Ramadhan Day 30 : I Heal Myself

white concrete building during golden hour
sumber : unsplash.com
Apalah daya bila perjuangan ini tidak mampu menandingi perjuangan orang lain untuk mendapatkanmu.
Ketika aku sudah berusaha memperjuangkanmu dengan perjuangan terbaik, ternyata ada yang memperjuangkanmu lebih baik lagi - Ramadhan

Terima kasih telah membersamai menulis perjalanan rasa selama 30 hari kemarin. Bagaimana rasanya ? Alhamdulilah, luar biasa. Setelah menulis 30 hari untuk terapi, ternyata membuat lebih lega dan ya feel better. 
Dari perjalanan rasa itu aku belajar, merenungi, dan berefleksi bahwa sebaik-baiknya memaafkan adalah dengan mengikhlaskan bukan melupakan. Ikhlas yang seikhlas ikhlasnya. Aku juga belajar untuk bisa menerima diri sendiri dan juga orang lain. Karena sejauh mana aku bisa menerima orang lain dapat dilihat dari sejauh mana aku bisa menerima diri sendiri. Aku belajar untuk menyelesaikan diriku sendiri.
Di hari ke 30 ini aku berharap 11 bulan ke depan suasananya tetap sama seperti Ramadhan. Kebiasaan baik yang sudah dibangun di bulan Ramadhan semoga tetap istiqomah dan semoga bisa lebih baik lagi. Yang disebut kemenangan bagiku ketika selama 30 hari kemarin dan 11 bulan setelahnya kita bisa memenangi diri kita sendiri : memerangi nafsu, memerangi keinginan yang tidak sesuai, dan memerangi hal-hal negatif yang tidak baik untuk diri kita.
Sebelas bulan ke depan semoga tetap diliputi ketenangan, kebaikan, dan keberkahan.
Semoga masih bisa berjumpa dengan ramadhan berikutnya !
Love yourself !

Rumah, 23 Mei 2020
30 Ramadhan 1441 H

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ramadhan Day 22 : Ke Kota

Tidak ada yang bisa duduk tenang. Hujan deras menghimpun cemas di pintu stasiun. Kereta seharusnya datang 5 menit yang lalu. Terkadang, satu menit menunggu terasa lebih merugikan daripada seumur hidup berlalu sia-sia. Seorang pemuda menyalami seorang bapak yang kupikir adalah orangtuanya. Sang bapak melambaikan tangan. Bersedih. Senyum getirnya memunculkan keriput. Si pemuda membalas dengan lambaian yang sama. Tetapi sumringah. Senyum bahagianya memunculkan rona merah. Seolah ia sedang berpura-pura lupa bahwa pria berkeriput itu telah menua. Begitu pun mimpi-mimpi yang menunggunya di kota. Demikian pikirnya, barangkali. Berjarak satu sama lain bukanlah pilihan sulit bagi sebagian orang. Jauh dan dekat hanya soal hitungan kilometer. Berbagai moda melipat jarak bagai kertas. Tetapi seringkali, jarak tidak bekerja seperti itu. Ia mengganti peta dalam pikiranmu dengan ilusi. Jauh dekat bukan lagi dihitung melalui kilometer. Meski ia disampingmu, tapi seringkali ia terasa jauh. Sejauh ...

Ramadhan Day 25 : Tantangan Itu Biasa, Menyelesaikannya itu Istimewa

FIK UI 2015 wisuda. dokumentasi pribadi Pernah tidak dalam hidupmu kamu membuat keputusan yang menurutmu paling menantang ? Aku pernah yaitu saat memutuskan aku mengikuti profesi ners. Bagiku itu adalah keputusan besar yang membentuk diriku di hari ini. Setahun yang lalu, di saat yang sama aku sedang sibuk merevisi proposal skripsiku dan merayu dosen pembimbing agar aku bisa sidang akhir Mei. Singkat cerita aku bisa sidang di akhir Mei. Aku merasa aku menang. Aku berhasil melewati salah 1 fase terberatku, yaitu skripsi. Namun setelah itu muncul pertanyaan baru lagi, what's next ? Bagi mahasiswa keperawatan, wisuda sarjana bukanlah akhir dari masa perkuliahan. Justru ini awal kehidupan yang sesungguhnya. Setelah menimbang berbagai pertimbangan, aku akhirnya memutuskan untuk mengikuti profesi, karena jalan mimpiku yang selanjutnya memang harus dilalui melalui profesi. Iya, aku harus mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) agar aku dapat bekerja sebagai praktisi. Untuk mend...

Ramadhan Day 19 : tidak berjudul

Aku tidak menjamin bisa seperti mereka. Karena I life with myself.  Tetapi setidaknya aku sedang berproses untuk bertumbuh setiap harinya. Meski hanya 1 mm. Aku juga tidak yakin, pertumbuhanku setiap hari bisa membuatku layak. Tetapi aku yakin, apa yang aku lakukan hari ini tidak ada yang sia-sia. Apa yang aku lakukan hari ini semoga bisa mengubah masa depanku, walaupun hanya sedikit. Sesuatu yang sangat aku khawatirkan. Rumah, 12 Mei 2020 19 Ramadhan 1441 H