| sumber : unsplash.com |
Apa kabar selama 2 bulan ini #dirumahaja ? Kamu jangan tanyakan kabarku, aku baik-baik saja. Walaupun tidak baik-baik saja. Aku mendengar berita bahwa masa 2 bulan ini sudah sangat berdampak pada kehidupan manusia ya. Banyak sekali pekerja yang di rumahkan, sekolah diliburkan, aktivitas dibatasi, para napi dibebaskan, dan berujung pada melonjaknya kasus kriminalitas seperti pencurian. Manusia sudah cukup kelimpungan menghadapi ini, sehingga apapun dilakukan asalkan tetap bisa makan (?). Berbagai kebijakan pemerintah telah diberlakukan. Salah satunya adalah pembatasan sosial berskala besar. Pasti banyak yang tidak tahan ya dengan kebijakan tersebut yang amat sangat membatasi pergerakan. Tetapi, menurutku itu cukup efektif untuk menekan penyebaran. Bersabarlah sedikit untuk hasil yang lebih baik, daripada tidak sabar tetapi justru nanti akan lebih buruk dampaknya.
Di masa ini memang sebuah ujian bagi manusia, ujian untuk menekan ego masing-masing. Sebuah ujian untuk membuat batas antara keinginan dan juga kepedulian. Setiap manusia pasti memiliki keinginan. Banyak yang sudah mulai lelah, jenuh, stres, ingin pulang, ingin jalan-jalan, dan sebagainya. Di masa ini adalah ajang belajar untuk latihan kontrol diri. Latihan untuk tidak menuruti hal-hal yang sekiranya akan memperburuk keadaaan. Karena apapun yang dilakukan oleh kita di masa ini akan berdampak pada orang lain.
Tetapi di sisi lain aku melihat manusia saling bergotong royong membantu saudaranya. Aku melihat kebersamaan yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Aku melihat jiwa manusia kembali hidup. Manusia yang saling memanusiakan manusia. Pemandangan seperti itu ternyata indah ya.
Jadi, untuk kali ini saja, bisakah untuk tidak egois lalu mencoba untuk memikirkan orang lain ?
Rumah, 10 Mei 2020
17 Ramadhan 1441 H

Komentar
Posting Komentar