Langsung ke konten utama

New Term, New Shine, New Spirit !

    

    Semester tiga sudah di depan mata. Sambutlah ia dengan perasaan bahagia. Jalan di depan memang semakin terjal. Semakin ke atas angin semakin kencang. Semakin dekat dengan matahari semakin panas. Namun walaupun begitu tetap bertahanlah untuk sebuah mimpi suci masa depan.
    Di sini bukan tempat untuk bermain-main, bukan pula tempat untuk bersenang-senang dan bukan tempat untuk melakukan hal yang tidak penting. Di sini tempatmu untuk berjuang. Sekarang waktunya untuk menanam. Sekarang waktunya untuk berbenah untuk menjadi manusia yang lebih baik.
    Godaan memang selalu ada. Tapi, bagaimana sikapmu untuk menghadapi godaan itu, itu hakmu. 
Tetap teguh dengan tujuan ataukah goyah karena godaan. Jangan pernah mengeluh..jangan pernah menyerah..
Banyak para pendahulumu yang mampu melewati jalan berliku ini.
Menjadi perawat yang muslimah, berkarakter, dan cerdas adalah salah satu cita-citaku.
Berpendidikan setinggi-tingginya untuk memberikan manfaat yang seluas-luasnya adalah salah satu harapanku.

                             Resolusi semester 3 
 SEMAKIN BERLARI MENUJU ALLAH, BERANI ?

   Aku yakin..setiap orang diberi otak dan kecerdasan oleh Allah. Dibalik itu, pasti ada maksud tertentu mengapa Dia memberikan itu kepada kita. Aku..mencoba menyelami lebih dalam tentang sebuah makna hidup. Aku mencoba mengartikan hidup versiku sendiri. Aku mencoba menaklukan target-target yang aku buat sendiri, karena aku adalah aku, bukan orang lain. 

Allah memberikan keutamaan dan kemuliaan bagi orang-orang yang berilmu dalam firman-Nya dalam Al-Qur`an surat Al-Mujaadilah ayat 11 :“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. Orang-orang yang berilmu akan pula dimudahkan jalannya ke syurga oleh Allah dan senantiasa didoakan oleh para malaikat.

Hanya dengan cara ini..aku ingin dianggap lebih di mata-Nya. Berusaha menjadi sebaik-sebaiknya manusia agar kelak mendapat tempat kembali yang terbaik di sisi-Nya. 
Mana tanggung jawabmu untuk :
Allah ?
Orang tua ?
Bangsa dan agama ?
Universitas ?
Aku masih mencari jawabannya..
Selamat berkarya..selamat menuntut ilmu..selamat berjuang.
Hidup ini sekali, jadikan berarti !!!!


Depok, 28 Agustus 2016 10.00 a.m

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ramadhan Day 22 : Ke Kota

Tidak ada yang bisa duduk tenang. Hujan deras menghimpun cemas di pintu stasiun. Kereta seharusnya datang 5 menit yang lalu. Terkadang, satu menit menunggu terasa lebih merugikan daripada seumur hidup berlalu sia-sia. Seorang pemuda menyalami seorang bapak yang kupikir adalah orangtuanya. Sang bapak melambaikan tangan. Bersedih. Senyum getirnya memunculkan keriput. Si pemuda membalas dengan lambaian yang sama. Tetapi sumringah. Senyum bahagianya memunculkan rona merah. Seolah ia sedang berpura-pura lupa bahwa pria berkeriput itu telah menua. Begitu pun mimpi-mimpi yang menunggunya di kota. Demikian pikirnya, barangkali. Berjarak satu sama lain bukanlah pilihan sulit bagi sebagian orang. Jauh dan dekat hanya soal hitungan kilometer. Berbagai moda melipat jarak bagai kertas. Tetapi seringkali, jarak tidak bekerja seperti itu. Ia mengganti peta dalam pikiranmu dengan ilusi. Jauh dekat bukan lagi dihitung melalui kilometer. Meski ia disampingmu, tapi seringkali ia terasa jauh. Sejauh ...

Ramadhan Day 25 : Tantangan Itu Biasa, Menyelesaikannya itu Istimewa

FIK UI 2015 wisuda. dokumentasi pribadi Pernah tidak dalam hidupmu kamu membuat keputusan yang menurutmu paling menantang ? Aku pernah yaitu saat memutuskan aku mengikuti profesi ners. Bagiku itu adalah keputusan besar yang membentuk diriku di hari ini. Setahun yang lalu, di saat yang sama aku sedang sibuk merevisi proposal skripsiku dan merayu dosen pembimbing agar aku bisa sidang akhir Mei. Singkat cerita aku bisa sidang di akhir Mei. Aku merasa aku menang. Aku berhasil melewati salah 1 fase terberatku, yaitu skripsi. Namun setelah itu muncul pertanyaan baru lagi, what's next ? Bagi mahasiswa keperawatan, wisuda sarjana bukanlah akhir dari masa perkuliahan. Justru ini awal kehidupan yang sesungguhnya. Setelah menimbang berbagai pertimbangan, aku akhirnya memutuskan untuk mengikuti profesi, karena jalan mimpiku yang selanjutnya memang harus dilalui melalui profesi. Iya, aku harus mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) agar aku dapat bekerja sebagai praktisi. Untuk mend...

Ramadhan Day 9 : Dear Me,

sumber : unsplash.com Ada kalanya aku ingin menjadi aku yang masih berumur 10 tahun. Saat itu aku masih kelas 5 SD. Saat segalanya begitu menyenangkan. Saat segalanya begitu sederhana. Saat raga dan jiwa tak perlu saling tentang. Saat mulut dan hati tak perlu saling berpura-pura. Saat aku sedang suka-sukanya membaca buku pelajaran, apalagi buku pelajaran Bahasa Indonesia. Aku suka, karena di sana banyak cerita. Dengan membaca cerita, aku seperti jalan-jalan. Aku senang saat pelajaran IPA, terutama tentang tumbuh-tumbuhan. Saat itu, aku menjadi rajin meminjam buku ensiklopedia di perpus tentang bonsai, tanaman-tanaman yang tumbuh di dunia, dan juga hewan-hewan. Oh ya aku ingat, aku juga penasaran dengan planet-planet dan luar angkasa. Lantas aku meminjam buku ensiklopedia tentang itu. Dari buku itulah aku kenal dengan yang namanya negara-negara luar dan tanaman-tanaman yang tumbuh di sana. Aku juga jadi mengetahui tentang tata surya. Tak hanya itu, aku juga suka dengan pelajaran I...