Hampir 6 bulan, tapi aku merasa belum "kerasan". Meski sempat akan mundur, entah kenapa di sata itu ada keberanian untuk aku maju lagi. Dunia pasca kampus membuatku "jetlag". Mindsetku harus terus menerus diubah untuk segera move on dari dunia kampus yang ternyata masa masa paling indah selama sekolah. Yhaa, dunia kampus se menarik itu. Rindu akan organisasi, makan di kantin RIK, menyepi sendirian ke perpusat, mengurus acara perhimak, dsb. Masa masa yang membuatku merasa memiliki banyak teman. Saat di Depok, ada teman. Saat pulang ke rumah pun, ada teman main. Namun, dunia perlahan berubah. Saat memasuki tingkat akhir, duniaku mulai sepi. Saat tak lagi mengikuti organisasi, tak lagi aktif di perhimak, saat tak lagi ikut kegiatan ini itu, dan hanya sibuk mengurus skripsi. Kemudian, saat sudah benar benar lepas dari dunia kampus, duniaku semakin sunyi. Teman temanku yang masih terkoneksi sampai saat ini hanya itu itu saja. Bisa dihitung dengan jari. Mereka mulai sibuk dengan urusan mereka sendiri. Ada yang sibuk dengan pekerjaan, studi lanjut, oh bahkan beberapa mulai berkeluarga.
Time flies.
Rasanya seperti baru kemarin ya, ternyata sudah sejauh ini perjalananku.
Ketika menengok ke belakang, ada rasa syukur, bisa menghadapi tantangan demi tantangan. Tapi ketika mengintip ke depan, rasanya ketakutan itu lebih besar. Aku tidak tahu, bisa bertahan sampai kapan "di sini".
Rasa rasanya, ingin segera pergi dari kehidupan yang seperti ini. Tapi, aku belum tahu, mau kemana. Rasa rasanya, aku memiliki mimpi kehidupan yang ingin aku jalani, tapi bukan kehidupan yang saat ini sedang aku jalani.
Aku hanya ingin pulang, ke rumah.
Tapi rasa rasanya.........
Ya Allah, tolong kuatkan :")
Depok, 16 April 2021
4 Ramadhan 1442 H
Komentar
Posting Komentar