Kata
bapak, anak adalah investasi terbaik orangtua. Sehingga orangtua selalu
mengusahakan memberikan hal hal yang terbaik untuk anaknya. Termasuk perbekalan
anak di kehidupan nanti. Anak perempuan bapak sekarang sudah dewasa, sudah
saatnya anak perempuan bapak memahami pergaulan laki-laki dan perempuan.
Masa-masa
liburan di rumah adalah hal yang sangat saya
nanti karena banyak nasihat-nasihat bapak sebagai bekal diri.
“Tadi
bapak lihat anak-anak punk cewe ngamen di jalanan. Bagi bapak, itu seperti
berdagang namun di tokonya sudah ditulis obral murah. Sehingga pengangguran pun
bisa beli. Kamu paham maksud bapak?”
“Begini,
menjadi seorang perempuan itu, harus punya rasa malu, harus punya harga diri.
Sesederhana bagaimana kamu bersikap kepada laki-laki. Boleh saja berkomunikasi,
tetapi ada batas-batasnya. Jangan sampai kamu “larut”. Ketegasan dari sikapmu
itulah yang menyebabkan mereka bisa menghargaimu nak. Di zaman sekarang,
laki-laki yang punya iman itu langkaaa sekali. Laki-laki yang bisa menghormati
dan menghargai perempuan. Nah tapi, perempuannya juga harus bisa menghargai
dirinya sendiri dulu. Dengan bersikap santun, baik, dan tidak melakukan hal-hal
yang merendahkan harga dirinya.”
Bapak
belum selesai memberikan nasihatnya.
“Membangun
rumah tangga itu tidak hanya untuk di dunia, tetapi sampai di akhirat.
Syukur-syukur jika sudah jodoh di dunia jadi jodoh juga di akhirat. Sehingga
melihat orang tidak bisa lagi dari fisik, kekayaan, atau apapun yang bisa
hilang dari orang tersebut. Mulailah melihat orang dengan hati. Hati akan
mengenali karakter. Tetapi mata hanya akan mengenali fisik.
Misalnya
kamu cinta kepada orang karena fisik, saat fisiknya sudah berubah mungkin
perasaanmu akan berubah juga. Tetapi kalau karakter, tidak akan bisa hilang,
akan terus melekat pada orang tersebut seumur hidupnya.” – iya pak destin
sudah menemukan orang yang demikian- pernyataan itu hanya berhenti sampai
di tenggorokan.
Demikian
nasihat bapak sore ini. Semoga anaknya bisa menjadi anak perempuan yang bisa
menghormati dan menghargai dirinya sendiri.
Baiti
Jannati, 22 Maret 2020

Komentar
Posting Komentar