Perjalanan ini sudah semakin menanjak. Otot-otot kaki mulai kelelahan. Napas mulai ngos-ngosan seiring dengan berkurangnya kadar oksigen juga jalanan yang yang semakin terjal. Rasa-rasanya ingin kembali saja ke titik awal. Rasa-rasanya tidak ada enegi lagi untuk mencapai puncak. Teman-teman satu perjalanan pun, merasakan hal yang sama. Saya seperti berjalan di bagian belakang sendiri. teman-teman lain masih bersemangat untuk berjalan menuju puncak. Bahkan mereka mendapatkan bonus di dalam perjalanan. Seperti mendapatkan bunga edelweis misalnya. Namun diri ini, semakin tak bertenaga. Mengejar mereka pun rasanya tak mampu. Lelah, ingin menyerah, ingin di sini saja. Ya, perjalanan ke titik puncak memang semakin berat. Namun, rasa bersyukur begitu memenuhi ruang hati kala diri ini menyadari telah berjalan sejauh ini. Titik dimana yang seharusnya di nanti-nanti. Titik dimana menuju jalan pulang. Pulang untuk melihat senyum manis kedua orang tersayang, juga yang lain. Walaupun sem...
Rumah untuk bercerita, berkontemplasi, dan mencipta kenangan