Langsung ke konten utama

Postingan

Menuju Titik Puncak

Perjalanan ini sudah semakin menanjak. Otot-otot kaki mulai kelelahan. Napas mulai ngos-ngosan seiring dengan berkurangnya kadar oksigen juga jalanan yang yang semakin terjal. Rasa-rasanya ingin kembali saja ke titik awal. Rasa-rasanya tidak ada enegi lagi untuk mencapai puncak. Teman-teman satu perjalanan pun, merasakan hal yang sama. Saya seperti berjalan di bagian belakang sendiri. teman-teman lain masih bersemangat untuk berjalan menuju puncak. Bahkan mereka mendapatkan bonus di dalam perjalanan. Seperti mendapatkan bunga edelweis misalnya. Namun diri ini, semakin tak bertenaga. Mengejar mereka pun rasanya tak mampu. Lelah, ingin menyerah, ingin di sini saja. Ya, perjalanan ke titik puncak memang semakin berat. Namun, rasa bersyukur begitu memenuhi ruang hati kala diri ini menyadari telah berjalan sejauh ini. Titik dimana yang seharusnya di nanti-nanti. Titik dimana menuju jalan pulang. Pulang untuk melihat senyum manis kedua orang tersayang, juga yang lain. Walaupun sem...

Matahari di ujung senja

Daerah monas. Dokumentasi pribadi Jika matahari sudah di ujung senja, matahari akan tenggelam, hari akan berganti gelap.Matahari akan hilang, lenyap bersama semburat jingga  yang menyala sebelumnya. Orang-orang ingin segera kembali ke tempat yang bernama rumah untuk melepas lelah. Jika matahari sudah diujung senja, menandakan hari ini sudah habis. Perjuangan seharian telah habis. Kesempatan untuk melakukan kebaikan di siang hari sudah habis. Jika matahari sudah di ujung senja, apa yang bisa kamu lakukan ? Bagaimana jika kamu besok tidak bertemu dengan pagi lagi ? Apakah kamu menyesal karena telah melewatkan hari yang ternyata menjadi hari terakhirmu ? Ya, matahari di ujung senja adalah sebagai pengingat diri. Tentang umur yang juga tak selamanya pagi, tapi juga siang dan senja. Ah,tapi kepergian tidak melihat umur.  Tapi setidaknya dengan adanya konsep matahari yang ada di ujung senja, saya manjadi belajar. Bahwa jika nanti usia juga sudah berada di ...

Langit, Tolong Sampaikan

Lokasi Monas. Dokumentasi pribadi Untuk saat ini, aku masih berjuang untuk selesai dengan diriku terlebih dahulu Aku ingin mengenal diriku lebih dalam, mengerti letak kelebihan dan kekurangan, mengerti akan tujuan hidup ingin aku perjuangkan Aku ingin belajar banyak hal terlebih dahulu. Aku ingin merasakan getir manisnya kehidupan yang aku jalani sendiri, agar aku bisa mengambil bayak hal dari situ. Agar nantinya aku bisa menjadi manusia yang lebih bijak, manusia yang belajar banyak dari kehidupan saat sendiri. Agar nanti akan menjadi bekal untukku di kehidupan selanjutnya, agar nanti aku bisa mengajarkan anak-anakku banyak hal dari kehidupan. Agar nantinya anak-anakku menjadi anak-anak yang mengerti kehidupan. Langit, titipkan salamku padanya. Tolong sampaikan melalui hujanmu, bahwa sabar adalah hal terbaik yang diusahakan untuk saat ini. Langit, titipkan rinduku padanya. Tolong sampaikan melalui malammu, bahwa doa di tengah malam yang damai adalah obat mujarab unt...

Krisis Usia 20an

sumber : www.google.com Bagi yang sedang berusia 20an tahun, pasti mengalami perasaan galau usia 20an. Saya sendiri juga demikian. Ada 2 hal yang sering digalaukan oleh orang usia 20an, yaitu ke depannya akan berkarir apa dan akan menghabiskan hidup dengan siapa. Kedua keputusan tersebut merupakan bukan keputusan yang main-main. Sekali memutuskan, akan menjadi keputusan yang permanen. Sehingga perlu ikhtiar juga petunjuk agar tidak salah menyikapi krisis di usia ini dan agar tidak salah memilih. Bagi saya, galau tentang karir dan teman hidup dapat teratasi jika kita sudah benar-benar mengenal diri sendiri terlebih dahulu. Hal pertama yang harus dilakukan adalah set your life goals dulu. Tujuannya agar apa yang dikerjakan selaras dengan tujuan hidup. Karir adalah tools bukan tujuan, dan teman hidup adalah seseorang yang bisa menyeimbangkan langkah juga memiliki tujuan yang sama dengan kita. Sehingga, hal terbaik untuk mengalihkan kegalauan di usia 20an adalah dengan memper...

Forgiveness is freedom, let it hurt then let it go

HIV does not make people dangerous to know, so you can shake their hands and give them a hug - Princess Diana Saya bisa menuliskan ini karena saya pernah berkomunikasi dan belajar tentang how to be a good nurse dari mereka. Setiap orang pasti memiliki masa lalu. Masa yang berhasil merubah seseorang menjadi seperti hari ini. Entah itu masa lalu yang buruk atau baik, menurut saya, semua itu adalah pembelajaran untuk membuat hidup kita semakin lurus. Jika memiliki sesuatu yang buruk. Misalnya, pernah melakukan perbuatan-perbuatan yang menyimpang seperti suka merokok, minum minuman keras, nyoba obat-obatan terlarang, salah pergaulan (gay, lesbi, waria),dan suka "jajan" sana sini. Pada suatu waktu akan ada satu momen yang menjadi sebuah titik balik bagi mereka. Fyi, Orang-orang tersebut merupakan populasi kunci/populasi yang sangat rentan untuk tertular HIV.  Dan ketika mereka sudah tertular, lalu mereka periksa VCT (Voluntary counselling and testing), dan jika hasilnya posi...

Attachment

Sungai kapuas. Dokumentasi pribadi Dalam hidup, saya selalu membuat ikatan-ikatan. Dengan orangtua, dengan teman, dengan hal yang saya suka, dan dengan yang lebih agung lagi-Rabbku. Sebuah ikatan yang membuat saya memiliki mereka. Seolah-olah akan selamanya akan bersama saya. Padahal, pada kenyataannya tidak. Akan ada waktunya mereka  pergi, hilang, dan kembali ke asal mereka. Hal ini membuat saya tersadar, bahwa saya tidak memiliki apapun di sini. Hanya kemurahan Nya lah yang membuat saya pernah sendirian. Saya pernah membaca bukunya Yasmin Mogahed yang berjudul Reclaim Your Heart. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa ikatan-ikatan yang abadi sajalah yang tak pernah bisa hilang. Yaitu Ikatanmu dengan Rabbmu, dengan kehidupan akhirat. Dialah sang pemiliki. Dialah yang meminjamkan semua ini kepadamu. Sehingga salah satu cara agar kita tidak kecewa jika Dia mengambil apapun yang kamu miliki, adalah dengan meletakkan ikatan-ikatan yang rapuh di tangan jangan di hati kita. Sehing...

Community Health Nursing : Agregat Anak Jalanan

Di lingkungan perkotaan, banyak sekali terjadi fenomena anak jalanan, yaitu anak yg hidup di jalanan. Tapi ada juga yg memiliki rumah, namun kehidupan sehari2nya dia dihabiskan di jalanan Kelompok ini merupakan kelompk yang rentan, kenapa ? Karena mereka berisiko memiliki banyak masalah seperti masalah ekonomi, kesehatan, pendidikan, bahkan mental. Seperti yang kita tahu, karena mereka hidup di jalanan, kebanyakan dri mereka kekurangan scr ekonomi. Mereka bs hidup di jalan karena banyak faktor. Bisa karena merekanya yang bandel, faktor teman, atau bisa juga akibat dri keluarga broken home. Akibat dari mereka hidup di jalanan, kebanyakn dari mereka tidak mengenyam pendidikan. Karena itu, secara kelakuan, moralitas, perilaku kesehatan, dsb pasti menyimpang. Ditambah lagi lingkungan mereka yg juga begitu. Untuk masalah kesehatan, mereka rentan sekali untuk mengonsumsi zat-zat  terlarang seprrti rokok, miras, narkoba; berisiko melakukan/dilakukan sexual abuse, defisit perawatan di...