Kepadamu, lelaki kedua setelah bapak,
Aku tau, masa-masa ini adalah masa-masa kritis bagi hidup kita.
Kegundahan tentang masa depan: kehidupan setelah lulus dan teman hidup.
Aku tahu, segundah apapun kamu, kamu tetaplah kamu.
Pendiam yang selalu pandai menyimpan semuanya sendirian.
Hingga sebesar apapun hal yang kamu simpan,
Tak pernah sedikitpun terungkapkan.
Kepadamu, lelaki sabar kedua setelah bapak,
Aku tau, kamu adalah orang sabar.
Sabar dalam menghadapi semuanya,
mulai dari kehidupan kuliah yang penuh perjuangan
Hingga tentang perasaan.
Sabar, mungkin itu senjata pamungkasmu
Sabar, mungkin itu adalah salah satu perjuanganmu
dan dengan sabar, mungkin itu juga adalah penolongm
Kepadamu, lelaki berprinsip kedua setelah bapak,
Aku tau, dimanapun kamu
Kamu tetap memegang prinsip itu
Prinsip untuk tetap berjalan di jalan yang berliku
Namun menuju kemenangan itu
Segemerlap apapun kehidupan di sekitarmu
Kamu, tetaplah kamu
Sang pejuang ulung yang setia pada prinsip hidupmu
Kepada lelaki kedua setelah bapak,
Sesungguhnya aku tidak tahu, kamu itu siapa.
Depok, 18 Agustus 2018
Aku tau, masa-masa ini adalah masa-masa kritis bagi hidup kita.
Kegundahan tentang masa depan: kehidupan setelah lulus dan teman hidup.
Aku tahu, segundah apapun kamu, kamu tetaplah kamu.
Pendiam yang selalu pandai menyimpan semuanya sendirian.
Hingga sebesar apapun hal yang kamu simpan,
Tak pernah sedikitpun terungkapkan.
Kepadamu, lelaki sabar kedua setelah bapak,
Aku tau, kamu adalah orang sabar.
Sabar dalam menghadapi semuanya,
mulai dari kehidupan kuliah yang penuh perjuangan
Hingga tentang perasaan.
Sabar, mungkin itu senjata pamungkasmu
Sabar, mungkin itu adalah salah satu perjuanganmu
dan dengan sabar, mungkin itu juga adalah penolongm
Kepadamu, lelaki berprinsip kedua setelah bapak,
Aku tau, dimanapun kamu
Kamu tetap memegang prinsip itu
Prinsip untuk tetap berjalan di jalan yang berliku
Namun menuju kemenangan itu
Segemerlap apapun kehidupan di sekitarmu
Kamu, tetaplah kamu
Sang pejuang ulung yang setia pada prinsip hidupmu
Kepada lelaki kedua setelah bapak,
Sesungguhnya aku tidak tahu, kamu itu siapa.
Depok, 18 Agustus 2018
Komentar
Posting Komentar