![]() |
| Kelompok mabimku saat wawancara ke ketua BEM FMIPA |
Menjadi
mahasiswa baru selain beradaptasi dengan kegiatan akademik, juga harus bisa
beradaptasi dengan kegiatan non akademik. Ternyata, kegiatan non akademik
mahasiswa sangat banyak sekali. Mulai dari organisasi, kepanitiaan, UKM,
lomba-lomba, volunter, dan
sebagainya. Sesuatu yang baru saya temui di sini. Di SMA pernah mengikuti organisasi,
namun rasanya pasti berbeda dengan di universitas. Kegiatan-kegiatan tersebut
juga sangat bermanfaat untuk pengembangan diri kita terutama softskill. Sesuatu yang tidak dipelajari
di bangku akademik dan dituntut harus dimiliki untuk keperluan kehidupan pasca
kampus.
Menjadi mahasiswa baru, tentu sangat
asing dengan kehidupan non akademik kampus. Sehingga, dari fakultas ada sebuah
program mabim (masa bimbingan) untuk mahasiswa baru untuk mengenalkan lebih dalam
rutinitas kegiatan non akademik di fakultas. Selain itu, dengan adanya mabim menjadikan antar mahasiswa baru saling mengenal satu
sama lain karena sering berinterkasi, karena dalam mabim ini mahasiswa dibagi
ke dalam beberapa kelompok. Namun, mabim ini dilaksanakan ketika bersamaan
dengan kuliah, selama dua bulan, dari bulan September sampai Oktober.
Melelahkan memang, karena ketika selesai kelas, jam 4 sore harus kumpul untuk mengikuti
kegiatan ini sampai maghrib. Seminggu bisa 3-4 kali. Belum lagi tugas yang
harus dikerjakan. Tugas kuliah + tugas mabim. Jadilah kami para mahasiswa baru
jadi tukang lembur tiap malam.
Namun dengan adanya mabim ini, saya
pribadi menjadi lebih mengenal culture fakultas
saya. Saat mabim banyak acara-acara kerena yang diselenggarakan panitia. Mulai dari
talkshow tentang kehidupan pasca
kampus, mentoring keagamaan, turun ke masyarakat*saat itu ke kampung pemulung
di daerah Depok, melakukan aksi ke monas*ini pertama kali melakukan aksi karena
hari itu adalah hari kesehatan jiwa, pengenalan tentang Program Kreativitas Mahasiswa
(PKM) dan PIMNAS, magang di organisasi-yang saat itu saya kedapatan magang di Adkesma
BEM, wawancara dengan kakak-kakak pejabat di UI, kelompok saya kedapetan mewawancarai
ketua BEM FMIPA dan Ketua DPM UI. Wawancara tentang kepemimpinan dan isu-isu
yang ada di UI. Dengan wawancara tersebut saya menjadi tercerahkan tentang isu-isu
yang ada di UI karena saat maba saya sangat ketinggalan berita.
Masa bimbingan adalah masa-masa
adaptasi kampus yang esktra, karena seperti menanggung beban dua kali, beban
kuliah dan beban mabim. Apalagi saya anak rantau yang juga harus beradaptasi
dengan lingkungan sekitar, hidup tanpa keluarga. Namun, masa bimbingan adalah
masa-masa saya mendapatkan banyak hal dengan cara disuapi oleh panitia. Tempat
berlatih saya mengatur waktu, tempat berlatih saya berorganisasi dengan pengalaman
magang, tempat saya beradaptasi. Masa untuk melatih kepedulian kepada teman, at least teman satu kelompoknya untuk
mengingatkan tentang tugas yang harus dikumpulkan. Masa yang penuh kenangan saat
mahasiswa baru. Suatu saat, kau pasti rindu kan ?
#30DWC#30DWCJilid14#Day8
Kebumen, 29 Agustus 2018

Komentar
Posting Komentar