Liburan semester 7 telah tiba. Namun liburan kali ini sedikit berbeda dengan liburan-liburan sebelumnya. Ada satu tanggung jawab yang harus segera diselesaikan : Skripsi !
Berhubung pembimbing belum ada, aku membaca-baca jurnal untuk menemukan inspirasi judul. Entah sudah berapa puluh jurnal yang aku baca, tapi koq ya belum menemukan celahnya dimana :(
Tapi tak ada jalan lain untuk menemukan inspirasi judul selain dengan membaca jurnal.
Nah tetapi ada yang aneh dengan diriku yang sekarang ketika aku belajar di rumah. Rasanya kurang fokus, ga senyaman dulu waktu masih sekolah. Ada semacam cultur shock lagi. Tak hanya itu, ketika aku ke tengah kota Kebumen pun rasa-rasanya aneh, ga seramai Depok (yaiyalah wkwk). Ada semacam rasa yang berbeda saat aku masih benar-benar tinggal di rumah. Aku pun semakin mengamati perbedaan orang-orang kota dengan orang-orang desa. Dan saat aku sosialisasi ke sekolah-sekolah, mereka pun pasif banget. Mungkin ada rasa takut mau bertanya atau malu atau memang gamau tanya aku pun ga ngerti. Baru merasakan kalau dulu juga aku seperti mereka, sepasif itu. Apakah ini tandanya aku sudah bertumbuh ?
Perihal ketidakfokusasku belajar di rumah aku ceritakan juga ke beberapa temanku yang ternyata pendapatnya tidak beda denganku. Dari pembicaraan dengan beberapa temanku, aku menyimpulkan bahwa untuk anak perantauan, rumah itu tempat untuk beristirahat dan menepi dari hikuk pikuk riuhnya dunia perantauan. Sedangkan tempat perantauan adalah medan juang yang harus kita taklukan untuk mencapai mimpi-mimpi kita. Jadi memang rumah adalah tempat untuk kembali, tempat yang paling menerima kita, tempat dimana mimpi-mimpi itu berasal, dan tempat aarghh segalanya. Jadi kalau pulang ke rumah jangan lagi bawa-bawa kerjaan kampus, dan kalau sudah ke tempat perantauan jangan lagi teringat-ingat rumah agar bisa fokus berjuang.
Ternyata makna rumah berubah ya seiring dengan perjalanan dan pemahaman hidup yang kita peroleh :)
Tapi aku akan selalu rindu rumah dan rindu malaikat-malaikat hidupku..ibu dan bapak :")
Depok, 12 Januari 2019

Komentar
Posting Komentar