itu bukan puncak.
Itu hanya pos.
Bayangan pula.
Betapa menyakitkannya 3 baris kalimat metafor itu.
Tetapi kamu mencoba untuk tetap tersenyum.
Berlagak pura pura kuat.
Padahal jiwamu sudah teriak ingin menyerah.
Kamu memejamkan mata.
Merasakan energimu sendiri yang lebih besar dari cahaya matahari.
Meredam semua suara yang ada di dalam jiwa.
Semua akan baik baik saja.
Tapi sampai kapan kamu akan berpura pura ?
Padahal naik gunung bukan hal main main yang dipenuhi kepura puraan
Itu hanya pos.
Bayangan pula.
Betapa menyakitkannya 3 baris kalimat metafor itu.
Tetapi kamu mencoba untuk tetap tersenyum.
Berlagak pura pura kuat.
Padahal jiwamu sudah teriak ingin menyerah.
Kamu memejamkan mata.
Merasakan energimu sendiri yang lebih besar dari cahaya matahari.
Meredam semua suara yang ada di dalam jiwa.
Semua akan baik baik saja.
Tapi sampai kapan kamu akan berpura pura ?
Padahal naik gunung bukan hal main main yang dipenuhi kepura puraan
Komentar
Posting Komentar